Mengelola Dinamika Kelompok - Mariana, S.Hut

 

Mengelola

Dinamika

Kelompok

 


Mariana, S.Hut 

UPT KPH WALANAE DINAS KEHUTANAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

JUNI 2021

  olemakmur hery197011272002121008

      Setiap kelompok selalu memiliki dinamika sendiri, Fasilitator sebaiknya dapat berperan sebagai penyeimbang (balancing) agar dinamika kelompok dapat mencapai hasil yang diinginkan (performing). Untuk membuat dinamika kelompok seimbang, Fasilitator perlu melakukan kombinasi berbagai teknik fasilitasi seperti menyimak, mengamati, bertanya, probing, menyimpulkan, mengelola perbedaan pendapat, memberikan semangat (encouraging) dan lain-lain. Beberapa kiat yg dapat membantu fasilitator membangun kelompok antara lain adalah belajar memahami sebanyak mungkin karakter dan sifat-sifat individu ketika ia menjadi anggota kelompok, membentuk kelompok diskusi yang benar-benar kecil dan memungkinkan semua menyumbangkan pikiran dengan aman dan jangan malu meminta bantuan orang di luar kelompok jika memang diperlukan. Paling penting adalah manfaatkan pendukung anda!

Berikut ini adalah ciri-ciri perilaku konstruktif dan ciri-cirinya.

 

Inisiator : Mengusulkan gagasan-gagasan baru untuk didiskusikan serta pendekatan-pendekatan baru untuk mengatasi masalah.

Pemberi Opini : Menyampaikan pandangan-pandangan yang relevan dan menawarkan solusi lainnya.

Pembangun : Membangun dari apa yang diusulkan orang lain

Pemberi Klarifikasi : Memberikan contoh-contoh relevan, menawarkan alasan, mencari pengertian dan pemahaman, melakukan klarifikasi atas masalah

Penguji : Mengangkat pertanyaan-pertanyaan untuk ‘menguji’ apakah kelompok sudah siap mengambil keputusan

Pembuat Kesimpulan : Melakukan review atas diskusi dan menyimpulkannya

Penantang : Menantang kelompok agar berpikir kritis tentang gagasan mereka sendiri

Pereda Ketegangan : Menggunakan humor atau meminta rehat pada saat-saat yang tepat

Pencari Kompromi : Mengalah sewaktu dibutuhkan agar kelompok dapat melangkah maju

Pencipta Keharmonisan : Membantu menciptakan suasana harmonis

Pemberi Semangat : Memberi semangat pada yang lain, bersikap ramah dan memuji

Penjaga Gawang : Menjaga agar komunikasi berjalan lancar dan mendorong partisipasi.

 

 

 

Karakter anggota kelompok dan bagaimana melakukan intervensi terhadapnya.

Pendiam : Orang pendiam harus dihargai apapun partisipasi mereka. Pada saat di luar ruang pertemuan, berikan semangat. Berikan umpan balik pribadi secara tersendiri. Berikan kesempatan memperoleh materi sebelumnya agar bisa mempersiapkan diri. Luangkan waktu bersama. Bersabarlah.   Undang bicara dan cari tahu bagaimana pemahamannya atas isi pertemuan. Dorong kelompok membantu ia belajar. Bentuklah kelompok diskusi kecil.

Agresor : Cari penyebabnya dan hilangkan jika memungkinkan. Berikan umpan balik. Ubah komposisi kelompok. Ingatkan kelompok tentang norma belajar. Hadapi perilakunya ketika terjadi dan perkuat perilaku lain ketika terjadi. Bentuk kelompok alternatif non-agresif.   Diskusikan akibat perilakunya dengan seluruh anggota kelompok.

Dominator : Luangkan waktu. Berikan umpan balik. Catat tingkat partisipasinya. Buat kelompok bagi orang-orang yang bertipe sama. Bisa meminta ia dia beberapa saat. Undang agar ikut bertanggung jawab atas peranserta yang lain. Kembangkan sikap asertif terhadap orang lain.

Menarik Diri : Cari alasannya. Berikan peran saat memberikan tugas kepada kelompok. Perkuat, berikan semangat, dukung partisipasinya dan berikan tanggung jawab khusus. Tempatkan pada kelompok yang mau memberikan dukungan. Terima keputusannya dan bersabarlah. Dorong terus partisipasinya.



Pelawak : Ingatkan kelompok akan manfaat dan penyalahgunaan humor. Hadapi perilakunya. Berikan umpan balik – beri waktu agar bisa berubah. Dukung perilaku peserta yang berbeda dengan perilaku orang ini.

Penyendiri : Tunjukkan sikap menerima. Berikan umpan balik jika sesuai. Berikan dukungan khusus. Alokasikan peran atau tanggung jawab khusus. Dukung – ciptakan kesempatan untuk meraih penghargaan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANFAAT TANAMAN PANGI

PANGI TANAMAN PRIMADONA DI KABUPATEN SOPPENG